Sementara, penyakit ginjal kronik adalah kondisi ketika ginjal mengalami kerusakan dan tidak dapat menyaring darah sebagaimana mestinya. Dokter spesialis dalam dr Jonny, SpPD-KGH, MKes, MM, DCN, FINASIM dari RSPAD Gatot Subroto, mengungkapkan penyebab sakit ginjal paling umum ada dua, yakni kencing manis (diabetes) dan darah tinggi (hipertensi). Penyakit ginjal kronik (PGK) merupakan suatu sindrom klinis yang disebabkan oleh kerusakan fungsi ginjal yang bersifat menahun dan progresif. Penyakit ini memiliki etiologi yang beragam dan kompleks. Keluhan pada mulut kemungkinan terkait dengan proses penyakit ginjal sendiri, penggunaan obat, terapi dialisa, atau terapi pengganti ginjal. Gagal ginjal kronik (GGK) merupakan suatu keadaan dimana ginjal secara bertahap dan progresif kehilangan fungsi nefronnya (Suwitra K, 2006). Penurunan fungsi ginjal ini bersifat menahun, berlangsung progresif dan cukup lanjut, serta bersifat persisten dan irreversible. GGK ditandai dengan adanya kerusakan ginjal, baik menggantikan istilah gagal ginjal kronik (GGK) atau insufisiensi yang tidak jelas definisinya, walau pun kontroversi tentang ini masih berlanjut. Pada PGK stadium 1 pasien memiliki LFG normal bahkan meningkat, dibandingkan sedangkan stadium 2 yang mana LFG menurun ringan. Pasien dikategorikan PGK tidak hanya berdasarkan eGFR a. Gagal ginjal akut b. Gagal ginjal kronik c. Gagal ginjal akut dan kronis; d. Glomerulonefritis. Pembahasan: gagal ginjal akut adalah suatu penyakit dimana ginjal secara tiba-tiba kehilangan kemampuan untuk mengekskresikan sisa-sisa metabolisme. Berjalan cepat dalam hitungan hari-minggu dan berkaitan dengan penyakit kritis, biasanya bersifat Stadium 5 : gagal ginjal terminal (GFR ˂15 mL/min/1.73 m²) c. Etiologi Menurut Price & Wilson (2006), penyebab gagal ginjal kronis yang tersering dapat dibagi menjadi delapan kelas seperti yang tercantum pada tabel dibawah ini: Tabel 2.1. Klasifikasi sebab-sebab gagal ginjal kronis No Klasifikasi penyakit Penyakit 1. .

contoh soal kasus gagal ginjal kronik