Andabisa menggunakan ciri ayam bangkok aduan di atas untuk menentukan ayam yang mana untuk ayam aduan anda. Namun, saya sarankan untuk mengajak orang yang lebih berpengalaman dalam memilih ayam bangkok aduan ketika membeli apalagi anda pemula, karena bisa jadi anda masih kurang paham dengan bentuk ayam secara spesifik. Biasanyasifat-sifat dari indukan ayam bangkok tersebut akan menurun ke anakan. Kali ini kami akan membahas topik tentang ciri-ciri ayam bangkok betina berkualitas yang cocok dijadikan indukan. Dari fisik sebenarnya kita juga sudah dapat menilai mulai dari bentuk kepala, badan, mata, kaki, tulang sapit dan juga bulunya. 9Ciri Indukan Sapi Yang Bagus. Berikut ini adalah beberapa ciri-ciri tubuh luar sapi yang dapat langsung dilihat, dapat digunakan sebagai salah satu kriteria dalam melakukan seleksi indukan ternak sapi, misalnya : Warna tubuh sesuai dengan bangsanya. Sapi PO harus berwarna putih, sapi Madura harus berwarna coklat, sapi Bali betina harus Halini untuk membuat keturuan ayam yang dihasilkan benar-benar ayam bangkok yang berkualitas. Jika ayam bangkok jantan dikawinkan dengan ayam biasa atau ayam kampung, maka bisa jadi ayam yang dihasilkan bukanlah ayam yang memiliki bentuk fisik yang istimewa. Menariknya, kini bagi siapapun yang ingin mencari ayam betinanya tidak lagi kesusahan. Babonayam bangkok yang berkualitas juga di barengi dengan harganya yang lumayan mahal pula, namu kali ini kita harus mengetahui bagaimana ciri-ciri babon ayam bangkok yang akan kita jadikan indukan sudah berkualitas bagus atau belum. Ayam betina yang baik dan berkualitas kita untuk dijadikan babon cetak bisa kitalihat secara langsung dari Rupanyaayam Bangkok tidak cuma disiapkan sebagai petarung kuat dalam aktivitas beradu ayam atau hewan piaraan, tetapi ada yang bela-belain menjaga ayam Bangkok untuk dimakan. Layak sajaharga ayam pengaduan ini mahal, dapat menggapai juta-an rupiah per ekornya buat ayam Bangkok bermutu baik. Keinginan yang selalu bertambah dari tahun ke tahun . ο»ΏTernsk Pertama - Cara Memilih Indukan Ayam Bangkok yang Bagus – Dalam menentukan indukan ayam bangkok bagus dan berkualitas adalah salah faktor yang sangat penting untuk kita ketahui bersama karena memang hal ini akan menentukan hasil yang akan kita peroleh, oleh sebab itu untuk menentukan indukan ayam bangkok kita harus benar – benar jeli dalam mengamati ciri-cirinya. Nah sekarang bagi para pecinta ayam bangkok yang belum mengetahui Bagaimana ciri-ciri ayam bangkok yang bagus dan berkualitas silahkan baca artikel kami berikut ini. Secara umum, untuk menentukan indukan ayam bangkok berkualitas baik ayam bangkok jantan maupun betina bisa dilihat berdasarkan morfometriknya serta juga genetika. Akan tetapi bagi pemula yang baru terjun ke ayam bangkok hal tersebut sangat menyulitkan bahkan juga tak banyak yang mengenal hal tersebut. Untuk itu, tenak pertama akan memberikan cara bagaimana menentukan indukan bernilai ayam bangkok yang baik berdasarkan ciri – cirinya atau morfologinya, silahkan simak dengan seksama. Cara Memilih Indukan Ayam Bangkok Yang Bagus Indukan Ayam Bangkok Yang Baik Ciri – ciri Indukan ayam bangkok betina berkualitas Bagian kepala meruncing serta mempunyai leher panjang. Mempunyai mata tajam dan kedalam. Bentuk tubuh sangat ideal serta padat. Perkakian panjang serta mempunyai jari – jari halus. Mempunyai ekor pendek dan mempunyai warna beragam mulai dari hitam, kecoklatan, abu – abu serta kombinasi yang sangat mengkilat. Berasal dari indukan berkualitas pula Tidak rentan terhadapp beberapa penyakit Ciri – ciri indukan atam bangkok jantan bernilai Begian kepala meruncing dan mempunyai leher panjang yang diselimuti bulu tebal. Mempunyai taji yang tidak abnormal Mempunyai mata tajam dan kedalam. Bentuk tubuh sangat ideal dan padat. Perkakian panjang, kuat serta dilapisi dengan seng – seng. Mempunyai ekor panjang serta melengkung sampai kedasar permukaan tanah. Mempunyai warna cerah terutamnya bewarna merah kehitaman. Berasal dari indukan berkualitas Tidak rentan terhadap beberapa penyakit. Tips Apabila anda masih pemula, belum bisa menentukan ayam bangkok yang bagus dan berkualitas sebaiknya mencari kawan atau kerabat anda yang telah lama mengenal mana ayam bangkok yang baik maupun tidak. Dengan begitu, anda kan merasa terbantu untuk memperoleh indukan ayam bangkok berkualitas. akan tetapi, apabila anda ingin mencoba sendiri untuk menentukan indukan ayam bangkok yang bagus dan berkualitas anda harus benar – benar mengerti secara pasti mulai fisiologis maupun morfologi ayam bangkok yang baikdan tidak secara internal maupun ekternal pada ayam bangkok tersebut. – halo sahabat peternak ayam, bertemu lagi dengan saya kuanyu, pada kesempatan kali ini saya akan membahas tuntas tentang ciri-ciri ayam betina yang bagus buat indukanSeperti yang kita ketahui bersama, di luar sana ada begitu banyak peternak ayam, mulai dari peternak ayam kampung, ayam kate, ayam bangkok, hingga ayam negeri, tapi sayang tidak semua peternak itu bisa mengetahui ciri-ciri ayam betina yang bagus buat indukanKetidaktahuan terhadap ciri ayam betina yang bagus tersebut akan membuat hasil ternak menjadi tidak optimal, seperti bibit ayam yang kurang bagus hingga perkembangan bibit ayam yang begitu lamban, semua itu bisa saja terjadi karena ketidaktahuan terhadap pemilihan induk ayam yang bagusUntuk menghindari masalah di atas, maka penulis telah merangkum beberapa ciri ayam betina yang bagus buat indukan, berikut ulasannya1. mempunyai badan yang besarDari pengalaman penulis selama beternak ayam penulis menemukan fakta bahwasannya indukan ayam betina yang tubuhnya besar lebih bagus sebagai indukan, hal tersebut di karnakan mereka bisa menghasilkan telur yang besarTelur yang besar tersebut akan menghasilkan anak ayam yang besar juga, itulah yang membuat anak ayam tidak mudah mati, jika telur ayamnya kecil maka persentase kematian anak ayam jauh lebih besar, bisa sekitar 60 %, apalagi di musim hujan, maka tingkat kematian anak ayam akan meingkatSelain itu juga, fakta menyebutkan bahwa indukan ayam bertubuh besar lebih bisa merawat anak-anaknya di bandingkan induk ayam bertubuh kecil, hal tersebut di dukung oleh bulu ayam yang lebih banyak sehingga mereka bisa menghangatkan tubuh anak-anaknyaLalu apakah induk ayam bertubuh besar akan menghasilkan anak yang besar ?, jawabannya iya, sekalipun ayam jagonya tidak terlalu besar, persentase penurunan anak ayam kepada induknya sekitar 70 % sedangkan selebihnya akan mengikuti ayam jagoJika anda bertanya lagi ?, apakah induk ayam bertubuh kecil akan mempunyai anak yang kecil ?, jawabannya iya, akan tetapi anak ayam tersebut akan bertubuh kecil ketika mereka baru menetas saja, tapi seiring berjalannya waktu akan ada anak ayam yang mengikuti gen dari ayam jagoJadi kesimpulan dari point yang pertama ini ialah pilihlah induk ayam yang bertubuh besar, semakin besar semakin bagus2. umur ayam tidak terlalu tua dan tidak terlalu mudaCiri-ciri ayam betina yang bagus buat indukan selanjutnya yaitu mempunyai umur yang tidak terlalu muda dan tidak terlalu tua, jika anda bertanya kenapa tidak boleh terlalu muda ?Hal tersebut di karnakan ayam betina yang masih muda belum mahir dalam membawa anak, selain itu juga mereka masih mempunyai telur yang kecil, telur yang kecil akan membuat anak ayam menjadi kecil ketika menetas dan mudah matiJadi sebaiknya pilihlah induk ayam yang sudah beberapa kali bertelur, minimal 3 kali, jika belum 3 kali sebaiknya jangan dulu karena bisa membuat anak ayam mudah matiPerlu di ketahui, pada saat pertama kali ayam bertelur pasti akan mempunyai telur yang kecil, hal tersebut sangat wajar terjadi dan telur yang kecil tidak akan menghasilkan bibit yang bagus, itulah kenapa kita harus memilih indukan ayam yang sudah beberapa kali bertelurAyam yang sudah melewati 3 kali masa bertelur akan sangat bagus di jadikan indukan, lalu bagaimanakah dengan indukan ayam yang sudah terlalu tua ?Saran dari penulis sebaiknya jangan memilih ayam betina yang terlalu tua sebagai indukan, hal tersebut di karnakan telur yang mereka produksi tidak sebagus dulu, bahkan dalam beberapa kasus penulis menemukan kejadian di mana telur ayam tua tidak bisa menetas lagi ketika di eramiJadi kesimpulan untuk point yang kedua ini ialah, pilihlah ayam betina yang sudah 3 kali bertelur atau sudah 3 kali membawa anak, tidak terlalu muda dan tidak terlalu tua, dengan begitu bibit yang di hasilkan pasti bagus3. tidak berjari lebihCiri ayam betina yang bagus selanjutnya di tandai dengan jumlah jari kaki yang sempurna, di mana tidak ada jari kaki yang lebih atau kurang, penulis dahulu pernah mempunyai pengalaman memelihara ayam kampungDi mana ayam kampung yang di pelihara mempunyai jari kaki lebih, dan yang terjadi adalah setiap kali mereka bertelur pasti ada telur yang pecah, hal tersebut berulang kali terjadi walaupun di satu sisi rak ayam sudah di buat senyaman mungkinItu adalah kekurangan jika memelihara ayam berjari lebih, jadi sebaiknya pilihlah induk ayam yang sempurna4. ayam jago harus besar Seperti yang penulis jelaskan di atas, salah satu faktor kuat yang mempengaruhi besar atau tidaknya anak ayam adalah ayam jago yang kita gunakan, pengaruh ayam jago di sini sekitar 30 %Ayam betina yang besar di gabungkan dengan ayam jago yang besar pasti akan menghasilkan anak ayam yang besar, dengan catatan pada saat perkawinan tidak ada ayam jago lain yang di gabungkanJika ada satu saja ayam jago kecil di gabungkan ke dalam kandang, pasti akan ada juga bibit ayam yang kecil, dan hal tersebut telah penulis saksikan sendiri5. memiliki kaki yang halus dan tidak bersisik kasarCiri-ciri ayam betina yang bagus buat indukan selanjutnya bisa di lihat dari kakinya, di mana kaki ayam betina tidak boleh kasar dan bersisik, kaki ayam betina yang sudah mulai kasar dan bersisik menandakan ayam betina tersebut sudah tua dan tidak bagus lagi di jadikan indukanJadi pilihlah induk ayam betina yang mempunyai kaki halus, sekalipun itu adalah induk ayam petarung, seperti halnya induk ayam bangkok6. jengger ayam yang kecilCiri selanjutnya bisa di lihat dari jengger induk ayam yang berbentuk kecil, induk ayam yang berjengger kecil umumnya pandai membawa anak, walaupun tidak selalu demikianSedangkan induk ayam yang berjengger lebar biasanya kurang pandai membawa anak, induk ayam seperti ini memang jarang di temui, jika adapun sebaiknya di hindari agar bibit ayam anda dapat hidup semua7. tidak suka memakan telurDi pasar burung biasanya sering kita jumpai ada penjual yang menjual induk ayam bertubuh besar, tapi anda jangan salah pilih, karena biasanya ada induk ayam yang suka makan telur, sebaiknya tanyakan lagi kepedangangnya agar anda tidak kecewaAyam yang bertubuh besar belum tentu menjamin ayam tersebut bisa membawa anak dengan baik, sebaiknya teliti terlebih dahulu sebelum membeli agar tidak kecewa di kemudian hari Dari ketujuh point di atas anda pasti bisa memahami maksud penulis, di mana untuk memilih ayam betina indukan tidak semudah yang di perkirakan, ada banyak hal yang perlu di perhatikan, mulai dari ciri fisik hingga perilaku dari ayam tersebut, penulis rasa cukup untuk artikel kali ini dan semoga bermanfaat, terima kasihPenulis Kuanyu Senin, 28 Maret 2016 Edit Peluang usaha ternak ayam Kampung bisa dibilang sangat menjanjikan. Produksi ayam Kampung yang masih jauh dibawah permintaan juga merupakan peluang bagi para peternak ayam. Keberhasilan suatu peternakan bisa dillihat dari manajemen pemeliharaan dan pemasarannya. Untuk manajemen pemeliharaan bisa di awali dari pemilihan bakalan calon indukan ayam betina, karena dengan produksi telur yang tinggi akan sangat mengutukan bagi peternak. Produksi telur ayam kampung yang dipelihara secara intensif dapat mencapai 151 butir/ ekor/ tahun ayam kampung dengan pemeliharaan secara tradisional hanya menghasilkan produksi telur 58 butir/ ekor/ tahun, dan ayam kampung yang mengasuh anaknya sampai lepas sapih, produksi telur hanya mencapai 52 butir/ekor/ tahun, tetapi apabila dipisahkan anaknya sejak menetas dapat menghasilkan telur kurang lebih 115 butir/ ekor/ tahun. Untuk mendapatkan produksi telur yang tinggi, maka kita harus bisa memilih mana calon indukan yang bagus. Berikut ini beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam pemilhan bakal induk ayam betina Sehat Dan Tidak Cacat Sehat secara fisik, lincah dan belum pernah terkena penyakit endemik. Badan, kaki dan sayap tidak ada cacat. Cacat tubuh biasanya akan menghambat kemampuan bertelur dan mengeram, sehingga produktofitasnya tidak optimal, yang malah akan membuat rugi. Matanya jernih, tidak berair dan tidak berlapis lendir. Bentuk Tubuh Proporsional Badan cukup besar dan lebar. Berat normal induk ayam kampung produktif yaitu sekitar 1,6 kg sampai 2,4 kg. Jarak antara tulang dada dan tulang belakang tidak terlalu jauh, sekitar 4-5 jari. Jarak antara tulang pubis kelamin lebih kurang dua jari tangan orang dewasa. sumber gambar Memiliki Sifat Mengeram Yang Baik Indukan ayam yang bagus adalah memiliki sifat mengeram, tetapi apabila akan diternakan dengan menggunakan kandang baterai, sifat ini bisa di abaikan. Pengeraman telur dapat dilakukan dengan bantuan mesin tetas. Memiliki karakteristik jinak induk. Apabila indukan ayam yang dipakai untuk indukan terlalu liar, ketika didekati oleh manusia akan loncat-loncat atau lari Dalam bahasa jawa disebut klabakan. Ayam mengalami stress yang dapat menyebakan produksi telur menurun. Untuk itu pilihlah ayam yang jinak. Memiliki daya tahan tubuh yang baik terhadap lingkungan. Ayam yang memiliki daya tahan tubuh lemah akan mudah terserang penyakit, yang bisa menyebabkan kematian. Jadi gunakanlah ayam yang memiliki daya tahan tubuh yang kuat. Untuk syarat-syarat indukan ayam yang lain adalah Nafsu makan baik, telah dewasa kelamin, berasal dari turunan bukan in-breeding dan memiliki recording produksi telur serta kualitas telur yang baik. Untuk periode peneluran pertama yaitu umur 7-8 bulan. Ayam kampung yang telah terseleksi sebagai indukkan membutuhkan perawatan khusus dibandingkan ayam yang lain. Pemeliharaan induk dapat dilakukan pada kandang postal atau liter dengan perbandingan jantan dan betina yaitu 1 6 dalam setiap flock. Tetapi peternak dilapangan sering memelihara indukan ayam di dalam kandang baterai. Hal ini bertujuan untuk memudahkan dalam pemberian pakan, pengawasan terhadap penyakit dan reproduksinya. Tahukah Anda tentang Cara Memilih Indukan Ayam Bangkok Jantan dan Betina Yang Berkualitas Baik? Ketika anda memilih berternak ayam bangkok, maka anda membutuhkan indukan ayam bangkok jantan dan betina yang memiliki kualitas baik guna menghasilkan keturunan yang berkualitas pula. 8 Cara Memilih Indukan Ayam Bangkok Jantan dan Betina Berkualitas Misalnya jago bertarung, tidak memiliki riwayat sakit, memiliki ciri yang apik. Untuk mendapatkan indukan yang baik, berikut ini adalah Cara Memilih Indukan ayam Bangkok Jantan dan Betina Yang Berkualitas Baik 1. Bentuk kepala Sebaiknya anda memilih ayam betina yang memiliki bentuk kepala yang menyerupai ular dan anda harus melihatnya dari arah depan. Sedangkan kepala ayam jantan pilihlah kepala yang berbentuk menyerupai buah pinang. Nantinya ketika mereka dikawinkan akan menghasilkan anakan ayam yang memiliki pergerakan luwes, hal ini menjadikan ayam akan mampu menghindari pukulan lawan dengan baik bahkan ayam akan sukar dipukul oleh lawan. 2. Mata Pilihlah ayam bangkok betina yang matanya menjorok ke dalam, karena biasanya jenis ayam seperti ini menandakan bahwa ayam ini memiliki sifat keibuan, sehingga mereka pasti akan mengurus anaknya dengan baik hingga tumbuh besar. Proses pengeraman yang di lakukan oleh ayam bermata cekung ini juga tingkat keberhasilannya lebih tinggi. Pastikan juga ayam bangkok betina ini memiliki mata yang bersih, hal ini menandakan bahwa induk ayam betina ini sehat tidak berpenyakit. 3. Bentuk badan Pilihlah induk betina yang memiliki bentuk bulat panjang seperti botol. Cara untuk mengetahuinya anda perlu memegang bagian dada dan perut ayam dari bawah dan mengangkatnya. Ketika anda merasakan nyaman saat mengangkatnya, maka betina tersebut tergolong betina yang baik untuk indukan. Sedangkan ayam jantan untuk indukan memiliki bentuk seperti botol air mineral. Selain itu bentuk badannya pilihlah bentuk yang atletis, kokoh, kuat dan berdiri tegap. 4. Kaki Kaki adalah salah satu hal yang sangat diperhatikan oleh para pemilik ayam petarung karena pukulan yang mematikan akan dihasilkan. Untuk itu perlu anda memperhatikan bentuk kaki ayam indukan ini. Pastikan bahwa kakinya bersisik kering dengan jari – jari yang panjang. Pada indukan jantan pastikan juga bahwa kakinya juga bersisik kering, namun mulus dan bersih. 5. Tulang sapit Cara Memilih Indukan Ayam Bangkok selanjutnya dilihat dari tulang sampit. Tulang sapit atau tulang yang berada di bawah pangkal ekor ayam ini haruslah diperhatikan pada ayam betina, karena nantinya akan menghasilkan anakan ayam yang berkelas. Pastikan tulang sapitnya lebar berukuran 3 – 4 jari dan memiliki tulang suit udang pada ayam jantannya. 6. Bulu Bulu adalah salah satu indikator kesehatan dari unggas dan salah satunya adalah ayam bangkok. Maka pilihlah bulu ayam betina yang mengkilat dan bersih itu berarti memiliki ketahanan fisik yang baik. Bulu yang dimiliki harus rapi juga serta mengkilat pada ayam jantan indukan. 7. Taji Terserah anda mau memilih ayam bangkok betina yang sudah memiliki jalu atau tidak, namun lebih baiknya jika anda memilih yang sudah memiliki jalu. 8. Silsilah Pilihlah ayam yang berkualitas baik, pastikan benar – benar dari silsilah ayam yang berkualias, jangan sekali – kali memilih betina yang merupakan hasil kawin dari betina biasa dengan jantan seksualitas karena kemungkinan berkualitas sangatlah tipis. Sedangkan untuk ayam jantannya pilihlah ayam jantan yang memiliki gaya bertarung bagus dan sering kali menjadi juara. Bertulang leher yang rapat dan kuat sedangkan tulang kepalanya tebal dan juga keras serta alis menonjol lebih ke depan. Nah bagaimana? Demikianlah pembahasan kali ini mengenai Cara Memilih Indukan ayam Bangkok Jantan dan Betina Yang Berkualitas. Semoga bermanfaat ya. Baca Juga Ciri Ekor Ayam Aduan Yang Berkualitas

ciri ayam bangkok betina yang bagus untuk indukan